AJARI ANAK MENJAGA KEBERSIHAN

Sumber Gambar: Pixabay

Oleh Sam Edy Yuswanto*

Menjaga kebersihan adalah hal yang semestinya dijadikan sebagai kebiasaan yang positif oleh setiap orang. Kebersihan itu, selain menjadi pangkalnya keindahan, juga menjadi syarat hidup yang sehat. Bahkan kebersihan itu juga termasuk bagian dari keimanan seseorang. Bila merujuk syariat Islam, kita memang diperintahkan oleh Allah agar selalu berusaha menjaga kebersihan dalam segala hal.

Misalnya, menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita agar terbebas dan bersih dari beragam jenis sampah yang berserakan. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kebiasaan buang sampah di sembarang tempat dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk dan begitu berbahaya, contohnya banjir saat musim hujan tiba.

Bagi sebagian orang, mungkin akan menganggap remeh dengan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Mereka, dengan seenaknya dan tanpa merasa berdosa, membuang sampah di mana-mana, misalnya di jalan raya saat tengah berkendara, di sungai-sungai, di lingkungan rumah, dan lain sebagainya.

Kebersihan juga menyangkut tentang karakter (watak), perilaku yang baik (bersih), dan segala hal yang terkait dengan kegiatan ibadah. Pada laman Bincang.Syariah.com Annisa Nurul Hasanah (05/03/2019) menguraikan ayat Al-Quran Surat At-Taubah ayat 108, yang berhubungan dengan kebersihan, “…Allah menyukai orang-orang yang bersih.”

Menjaga kebersihan tentu harus dibiasakan sejak usia dini atau sejak anak masih kecil. Sehingga kelak ketika dewasa, ia akan menjadi pribadi yang sudah terbiasa menjaga kebersihan tempat, pakaian, makanan, minuman, serta lingkungan sekitarnya. Salah satu cara mendidik anak tentang pentingnya menjaga kebersihan adalah lewat buku-buku cerita anak yang mendidik.

Buku berjudul Indahnya Menjaga Kebersihan adalah salah satu buku kumpulan cerita pendek (cerpen) yang sangat cocok dijadikan sebagai bacaan bagi anak-anak di rumah dan sekolah agar mereka berupaya menjaga kebersihan sejak kecil.

Cerpen berjudul Indahnya Menjaga Kebersihan berkisah tentang gadis kecil bernama Tiara yang sangat susah diajak untuk menjaga kebersihan. Ia memiliki kebiasaan makan kuaci saat sedang berada di sekolah, tapi sayangnya ia enggan membuang sampah kulit kuaci tersebut ke dalam tempat sampah yang telah sediakan. Tak ayal, kelakuan Tiara ini membuat teman-temannya sebal dan enggan berteman dengannya (halaman 5).

Cerpen berjudul Gara-Gara Drakor juga menarik dijadikan sebagai bahan pelajaran bagi anak-anak di rumah, agar jangan terlampau asyik menonton film sehingga membuatnya menjadi anak pemalas yang berujung pada menurunnya prestasi di sekolah. Kisah bermula ketika Bella merasa penasaran dengan drakor (drama Korea) berseri yang sering ditonton oleh Syahla dan Galuh, dua temannya di sekolah.

Singkat cerita, Bella pun tumbuh menjadi sosok anak yang sangat menggemari drakor hingga puluhan episode. Saking asyiknya menonton drama Korea tersebut, sampai-sampai ia tidur hingga larut malam. Tak hanya itu, ia jadi malas belajar sehingga nilai-nilai mata pelajarannya menurun drastis dan membuatnya tersadar akan kebiasaan buruknya selama ini (halaman 15).

Cerpen-cerpen lainnya yang juga layak disimak sekaligus diserap hikmahnya dalam buku ini antara lain: Kelinci Kesayangan, mengisahkan tentang persahabatan dan pentingnya merawat sekaligus menyayangi hewan ciptaan Tuhan (halaman 25), cerpen berjudul Ayat yang Merindu berkisah tentang Yosa, gadis kecil yang bercita-cita ingin menjadi seorang penghafal Al-Quran agar bisa membahagiakan kedua orangtuanya (halaman 47), dan lain sebagainya.

Total ada 12 cerpen untuk anak dalam buku terbitan Indiva Media Kreasi ini. Buku ini sangat cocok dijadikan sebagai bacaan anak yang menghibur sekaligus bermanfaat oleh para orang tua di rumah.

 

*Sam Edy Yuswanto adalah alumnus STAINU Kebumen.


INDAHNYA MENJAGA KEBERSIHAN


Judul Buku      : Indahnya Menjaga Kebersihan

Penulis             : Siti Atika Azzahrah

Cetakan           : I, Maret 2019

Tebal               : 136 halaman

ISBN               : 978-602-495-087-3

Tiara disebut sebagai “Ratu Kuaci” di kelas. Mengapa, hayo? Yash! Karena dia suka sekali makan kuaci. Tiada hari tanpa kuaci. Tapi … Tiara juga punya kebiasaan buruk nih. Dia abai banget soal kebersihan. Tiap makan kuaci, kulitnya dibuang semabarangan!

Wah ini kebiasaan buruk yang tidak patut ditiru. Padahal kebersihan itu sebagaian dari iman lho…. Untung ada Ibu yang selalu mengingatkan Tiara.

Nah, bagaimana dengan kalian teman-teman? Sudahkah kalian menjaga kebersihan? Biar lebih semangat buat menjaga kebersihan diri dan lingkungan, yuk, baca 12 cerpen inspiratif dalam kumcer Indahnya Menjaga Kebersihan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *