HIDAYAH MANUSIA MENGORBANKAN CINTA

Sumber Gambar: Pixabay

Oleh: M Ivan Aulia Rokhman

Setiap kali kerap memulai hidup dengan segala pengorbanan. Rela mencari kebutuhan hidup diperlukan segala tenaga untuk mengisi aktivitas. Bila melengkapi hidup dengan sebatang kara. Bagaimana bisa hidup dengan mimpi yang diinginkan tapi hasilnya belum berubah? Sebab kalau seperti ini akan menimbulkan kelemahan diri dan juga segala harapan yang diridhoi Allah. Untuk itu harus menginstropeksi diri untuk menghadapi hidup yang lebih baik. Buku ini menampilkan kisah seseorang yang konon menghidupi segala kasih sayang dan segala pengorbanan nyawa demi mewujudkan impian. Segundang cerita inspirasi ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa semangat dan mengugah jiwa. Dari lima belas kisah inspirasi yang ditulis oleh penulis asal Pandeglang menemukan makna yang menarik di balik cerita tersebut.

Ada seorang ibu yang hendak memetik pohon mangga. Tetapi untuk mengambil mangga di dalam pohon dibutuhkan alat untuk bisa mengambil buah itu. Pak Petani hanya melihat proses pengambilan pohon mangga. Anaknya selalu bertanya ibu soal menoleh si Petani itu. Tidak butuh berpikir lama Petani memanjat pohon hingga ke puncak demi mengambil buah mangga. Sampai di puncak si Petani mengambil satu persatu buah mangga kemudian jatuh di tanah. Berkat terima kasih kepada Petani itu Ibu dan anak langsung mengambil buah mangga. Keberanian akan memperoleh keberhasilan dari kisah itu.

Dalam kisah Memaafkan itu Merah Jambu menggambarkan kehidupan suami istri yang belakangan ini kurang harmonis. Suami yang kurang bersyukur di hadapan istri itu mengenai belum mempunyai anak. Ia selalu bertengkar habis-habisan sampai istri berujung ditangisi air mata. Keesokan harinya suami membeli buket bunga untuk meminta maaf kepada istri. Nyatanya istri ini niat pulang ke rumah orang tua lalu istri tidak tahan perasaan suami yang selama ini jengkel dan berperilaku resah akan cerai. Istri tak peduli mendengarkan omongan suami itu. Sisa kehidupan suami pasca cerai dari hubungan harmonis. Apapun impian istri oleh Suami itu kehendak Allah yang akan mengabulkan harapan melalui doa yang dipanjatkan. Suami sempat mampir ke rumah mertua lalu meminta maaf untuk melumpuhkan dosa.

Apapun permasalahan yang dialami diri sendiri selesaikan dengan meminta maaf untuk menyelesaikan masalah hingga mengembalikan kepercayaan itu. Ada cerita Mengaduk masalah menjadi kue bolu mengisahkan tentang si lelaki terlambat masuk sekolah. Mengisi jam pertama pelajaran diganti dengan sebatang hukuman yangdiberikan oleh Donny. Nyatanya setelah menjalani hukuman Doddy sempat mampir ke perpustakaan sayang ada firasat buruk yang dilirik oleh Doddy. Karena perbuatan kesal Doddy pulang ke rumah untuk menyelesaikan masalah pribadi. Ibu melihat Doddy yang menutupi mata dengan kedua tangan seraya menangis. Ibu tersenyum terhadap anaknya kemudian ia mengeluarkan kue bolu dan segelas susu lalu meminta Doddy untuk makan bolu itu. Rasanya enak dan gurih membuat Doddy ingin makan bolu lagi. Sayangnya ibu mengeluarkan bahan-bahan yang menjadi pembuatan kue bolu dihadapan anak untuk melatih permasalahan yang menimpa anaknya menjadi berkah. Doddy selalu merenung apa dikatakan oleh Ibu. Intinya adalah dari permasalahan akan diselesaikan secara pribadi.

Ada juga kisah Batu dan Koin menceritakan tentang seorang satpam menjaga mall selama tiga tahun tapi ada orang setengah waras masuk mall menganggu pengunjung mall. Tanpa memandang tingkah orang setengah waras terus-menerus menyakiti pengunjung bergegas menghubungi keamanan yang bersiaga di sana. Satpam muda mulai menyerang orang setengah waras dengan batu kerikil. Teranjat dan kesakitan Satpam muda mengintip lalu balas dendam kembali. Entah kenapa orang setengah waras yang semestinya kabur kini tak mempan. Khawatirnya Satpam muda mencari cara untuk mengusir orang setengah waras dari mall tersebut. Menurut saya kalau orang setengah waras yang termaktub dalam kisah tersebut sangat bermasalah. Intinya kalau menghadapi orang tidak waras segera ditangkap lalu dibawa ke rumah sakit untuk kembali sadar.

Terakhir kisah yang paling menarik yakni Seni Menghadapi Jalan Menanjak dan Menurun menjabarkan si Pengembara muda yang mengalami kehabisan bekal lalu menginap di rumah seorang laki-laki tua pencari kayu bakar. Syaratnya harus bantu mencari kayu kemudian menjual di pasar. Kebetulan rumah orang tua berada di kaki gunung. Pengembara muda berjalan kaki menuju hutan untuk mengambil kayu bakar. Kagetnya pengembara muda menghadapi jalan tanjakan naik turun sehingga sempat kelelahan. Orang tua menilai pengembara muda telah membantu ambil kayu bakar jadi pembelajaran kepada sang maha kuasa. Tidak hanya menginap dan menikmati makanan tetapi hendak memberanikan diri untuk pendaki yang berani. Pelajaran yang diperoleh dari buku ini adalah  dari kisah tersebut dapat mengambil pelajaran dari kisah yang ditulis. Jangan hanya menikmati hidup yang enak tetapi selesaikan hidup dengan hal-hal yang lebih berguna.


SYUKURILAH HIDUP RAYAKANLAH CINTA


Judul               : Syukurilah Hidup Rayakanlah Cinta

Penulis             : Fatih Zam

Penerbit           : Indiva Media Kreasi

Cetakan           : I, 2019

Tebal               : 176 Halaman

ISBN               : 978-602-495-243-3

 

 

Apa kau pernah merasa hidupmu membosankan?

Apa kau pernah merasa Tuhan terlalu mengujimu habis-habisan?

Apa kau pernah merasa jatuh sejatuh-jatuhnya?

Lantas, pernahkah kau berpikir, “Apa yang salah dengan diriku?”

Kau pun mulai berbenah dan evaluasi diri.

Kemudian muncul tekad, “Aku harus berubah!”

Hingga pada akhirnya, kau sadari bahwa yang bisa membuat dirimu bangkit hanyalah dirimu sendiri.

Dengan cara sederhana:

SYUKURILAH HIDUP RAYAKANLAH CINTA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *