JODOH UNTUK “WARISAN KAKEK”

Sumber Gambar: Pixabay

 

Oleh: Rokhmat Gioramadhita

Seperti manusia, naskah pun memiliki jodohnya masing-masing. Ini seperti garis yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, yang menentukan takdir berupa jodoh. Seperti yang dialami oleh buku saya yang berjudul “Teka-teki Warisan Kakek”.

Jauh saya belum mengenal penerbit Indiva Media Kreasi, saya sudah bertekat merampungkan naskah buku ini. Dengan satu harapan dan satu tujuan, bisa menembus penerbit  yang memang sedang mencari naskah misteri. Di dalam kisah misteri itu harus menyelipkan nilai lokalitas daerah di Indonesia yang beragam. Jujur, ini sebuah tantangan.

Awalnya saya ingin mencari tentang kebudayaan yang jauh dari tempat lahir saya. Namun pencarian saya berakhir pada buntu. Google yang menjadi andalan pun kala itu tidak membantu banyak, saya harus mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan reset langsung. Semuanya agar saya bisa menceritakan secara detile adegan dalam novel. Akhirnya saya memutuskan untuk mundur.

Namun beberapa saat saya berpikir, daerah tempat lahir saya sendiri mempunyai sejarah yang harus diketahui oleh dunia luar. Ya! di tempat lahir saya—Purbalingga—ada tempat kelahiran Panglima Besar Jendral Soedirman, tepatnya di Desa Bantar Barang Kecamatan Rembang.

Tak membuang waktu, saya langsung meluncur ke sana. Rupanya tidak membutuhkan biaya yang besar pula untuk dapat mereset setting lokasi dan kearifan lokal yang akan saya buat. Di tempat kelahiran Panglima Besar Jendral Soedirman itulah saya menemukan alur dan plot sebuah cerita.

 

  • Mencari jodoh

Setelah proses yang panjang, akhirnya naskah “Teka-teki Warisan Berharga” dapat selesai. Awalnya naskah buku itu berjudul “Misteri Warisan Berharga”. Setelah sekitar sebulan diendapkan, barulah saya edit kembali dan refisi bagian-bagian yang menurut saya kurang tepat.

Begitu naskah itu sudah final, menurut saya tentunya, saya pun langsung mengirimkan naskah tersebut ke penerbit yang diharapkan. Namun tampaknya keberuntungan belum memihak kepada saya. Tiga bulan menunggu, naskah yang saya bangun dengan susah payah itu berakhir dengan penolakan dengan berbagai catatan. Sungguh, saya merasakan kecewa dan putus asa. Namun saya pernah mendapat nasihat dari guru yang menyuport minat menulis saya, bahwa setiap naskah sudah mendapatkan jodoh masing-masing. Tugas penulis bukan hanya menulis, tetapi juga menemukan jodoh untuk naskahnya. Saya pun berpikir jika naskah saya belum menemukan jodoh. Jalan terakhir yang saya tempuh, saya mengendapkan lagi.

 

  • Mengenal Indiva Media Kreasi

Beberapa tahun berselang, setelah saya menerbitkan “Rahasia Persahabatan” yang langsung menemukan jodohnya. Saya kembali teringat dengan naskah “Misteri Warisan Berharga”. Saya pun mencoba kembali ‘ngopeni’ naskah tersebut. Beberapa bagian adegan saya hilangkan dan diubah menjadi anak-anak banget, maksudnya agar bisa dinikmati oleh anak-anak. Karena memang sasaran pembacanya adalah anak-anak.

Memerlukan waktu yang lumayan lama juga, hingga akhirnya “Misteri Warisan Berharga” berubah nama menjadi “Warisan Kakek”.

Saya masih berpikir sebelum mengirimnya, karena mengingat naskah ini pernah mengalami penolakan. Tapi lagi-lagi saya percaya jika naskah pun mempunyai jodohnya masing-masing. Berkat keyakinan itu, saya mengirim naskah tersebut ke Indiva Media Kreasi. Karena memang sebelumnya dari pihak redaksi mengatakan jika mencari naskah misteri atau detektif.

Sebulan berikutnya, saya mendapat kabar jika naskah saya diterima. Namun harus berganti nama. Tentu saya tidak keberatan. Toh, namanya membuat buku saya menjadi kece. Akhirnya lahirlah buku “Teka-Teki Warisan Kakek” yang insyaallah di dalamnya menyimpan banyak menyuguhkan kearifan lokal Purbalingga. Kota kecil di Jawa Tengah, namun menyimpan banyak sejarah.


PROFIL PENULIS


 

Rokhmat Gioramadhita, akrab dipanggil Kak Gigye lahir di Purbalingga. Selain novel Teka-Teki Warisan Kakek, Kak Gigye telah menerbitkan beberapa karyanya, salah satunya adalah Rahasia Persahabatan. Kak Gigye bisa kalian kontak di Facebook Rokhmat Gioramadhita, Instagram Rokhmat_Gioramadhita, atau posel gioramadhita.rokhmat@gmail.com.


PROFIL BUKU


Judul     :  Teka-Teki Warisan Kakek

Penulis : Rokhmat Gioramadhita

Lini         : Lintang

ISBN      : 978-602-495-084-2

Kling …!

Tiba-tiba terdengar suara di dalam ruangan itu. Padahal ruangan itu sudah lama sekali terkunci dan tak pernah dibuka. Lebih tepatnya setelah Kakek meninggal, ruangan itu tak pernah dibuka.

Konon, di ruangan itu ada warisan berharga yang Kakek tinggalkan. Namun tak pernah ada satu pun yang berhasil membukanya. Sang pewaris lah yang bisa membuka ruangan tersebut dan menemukan warisan peninggalan Kakek. Sayangnya, tak ada satu pun dari keluarga Ara yang tahu identitas si pewaris. Sehingga ruangan itu sudah terkunci selama bertahun-tahun.

Meski demikian, setiap tengah malam tiba. Ada saja bunyi-bunyian aneh di dalam ruangan terkunci itu. Mulai dari benturan benda, derap langkah kaki, bahkan sampai ada suara percakapan seseorang.

Kira-kira, suara aneh apakah itu? Apakah itu hantu Kakek yang berada di dalam sana? Nah teman-teman, ikuti kisah Ara dalam mengungkap teka-teki warisan kakeknya di novel ini. Selamat membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *