Petualangan dan Pelajaran dari Hutan Rimba

20348046_531054467234989_407759851_o

 

Oleh: Ratnani Latifah

 

Liburan sekolah Zen diajak ayahnya liburan ke Jambi—tempat pamannya, Om Huda mengajar. Begitu sampai di Jambi, Zen langsung semangat. Apalagi di sana terlihat sangat asri, masih banyak pohon-pohon tumbuh tinggi menjulang. Sangat berbeda dengan keadaan di Jakarta.  Dan semangat Zen semakin tinggi ketika melihat hampara hutan yang luas.  Dia sangat ingin bertualang. Sayangnya keinginannya itu dilarang oleh ayah dan pamannya.

“Kamu boleh menjelajahi hutan rimba, namun jelajahilah hutan itu setalah kamu besar. Di sana kamu pasti akan mendapat banyak pelajaran.” (hal 7).

Di sana Zen berkenalan dengan penduduk setempat. Ada Ahmad yang baik hati dan Ruli yang terlihat dingin. Suatu hari tanpa sengaja mereka bertemu dengan perempuan-perempuan rimba. Ternyata perempuan-perempuan Suku Anak Dalam itu, sedang mencari bahan makanan. Ahmad yang baik hati, memberikan talas kepada mereka.  Melihat hal itu Zen semakin takjub. Dia tidaak percaya bahwa dirinya sedang melihat sebuah kehidupan dari sisa sebuah peradaban masa silam (hal 35).

Keesokan harinya, Zen kembali bertemu Suku Anak Dalam.  Namun anehnya anak rimba itu langsung lari ketika mendengar bunyi bersin dari rumah Ruli. Dari keterangan Ahmad, dia baru tahu kalau anak rimba sangat takut terhadap penyakit influenza, karena konon katanya penyakit itu sangat berbahaya dan bisa mematikan.  Zen jadi semakin penasaran tentang Suku Anak Dalam. Tapi dia sadar kalau dia tidak boleh kesana, itulah pesan ayah dan pamannya.  Jadi dia tidak boleh melanggarnya.

Tapi tanpa diduga, saat Zen, Ahmad dan Ruli kembali dari pasar, mereka tersesat di hutan. Ketakutan pun menyergap ketiga anak itu.  Belum lagi, ketika mereka bertemu anak-anak rimba, anak itu langsung pergi ketik Zen mengatakan dia berasal dari Jakarta.  Apa yang akan terjadi pada Zen dan teman-temannya? Dan pesan rahasia apa yang Zen terima dari anak Rimba?

Novel ini  mengenalkan anak tentang kehidupan di hutan rimba, yang sangat memilukan, setelah adanya penebangan hutan secara liar dan kebakaran hutan. Di mana orang-orang rimba, menjadi kesulitan dalam mencari bahan makanan. Padahal hutan adalah tempat hidup mereka sejak dahulu kala. Di sini anak diingatkaan untuk selalu peduli kepada kelestarian alam. Selain itu dalam kisah ini, penulis mengajarkan anak untuk  selalu bertanggung jawab, selalu bersyukur dan berkata jujur.

Srobyong, 16 Juli 2017


Pesan Rahasia dr hutan rimba

Judul               : Pesan Rahasia dari Hutan Rimba

Penulis             : Wahyu Noor S.

Penerbit           : Lintang, Indiva

Cetakan           : Pertama, Desember 2016

Tebal               : 128 halaman

ISBN               : 978-602-6334-12-1


Ratnani Latifah

Ratnani Latifah

Cerpen dan resensinya pernah dimuat diberbagai media. buku solonnya, Bingkai Kasih Khazanah Jiwa (Quanta—Elex Media Komputindo, 2016. Dongeng Fantasi Pembentuk Kepribadian Baik (Visi Mandiri, 2017). Buku antologinya,  Antara lain  Ramadhan in Love (Indiva, 2015) kumpulan puisi Luka-Luka Bangsa (PMU, 2015) Lot & Purple Hole (Elex Media Kompuntindo, 2015), The Power of Believe (Diva Press, 2016).Alumni Unisnu Jepara. Bisa dihubungi di akun FB Ratna Hana Matsura. Atau blog Coretan Kazuhana El Ratna Mida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *