QUOTES MOTIVASI “PASUKAN MATAHARI”

 

 

“Hidup sebagai orang cacat itu butuh perjuangan,. Tapi, percayalah, buku dan olahraga akan menjadikanmu kuat dalam mengatasi perlakuan diskriminasi dari masyarakat”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Dia menanam dia yang memanen.ikhlaskan saja. Anggap saja ada infak sedekah yang belum kita keluarkan”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Barangkali betul juga ungkapan sebuah ungkapan bahwa money can buy everything, tapi ternyata kenyataannnya tidak segalannya mesti diukur dengan uang.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Hal terpenting jika membaca buku, insya Allah kamu akan lupa siapa diri kamu. Kamu akan melupakan bahwa sesungguhnya kamu memiliki kekurangan. Buku akan membuatmu percaya diri!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Menjadi berguna jauh lebih penting dari sekedar jadi orang penting.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Bapak ingin kamu tumbuh jadi anak yang halal, bersih dari segala jenis makanan yang haram. Bapak hanya mengambil yang hak saja. Selain itu, tidak,”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Ya, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Inilah yang dinamakan sudah guratan nasib. Manusia sudah berikhtiar, Allah juga yang menentukan.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Segala sesuatu yang manusia miliki, nanti pada akhirnya akan kembali pada Tuhan.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Sekarang tidak perlu saling menyalahkan. Dan tidak perlu takut. Hidup ini tidak ada yang sempurna.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Tidak perlu takut, Don. Ada Allah yang akan menemani Doni. Banyak berdoa, ya. Allah menciptakan manusia tidak ada yang sempurna.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“ Alah bisa karena biasa, Don”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Segala sesuatu kalau dikerjakan serius, berlatih terus-menerus, pasti bisa.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Kata bapakku, sekarang semuannya serba mungkin. Yang penting, kita jangan minder, teruskan sekolah, raih mimpi terindah!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Matahari itu menyinari dunia! Artinya, kita berempat ini walaupun tubuh kita cacat, tapi otak kita bisa menyinari dunia!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

“Jika ada yang mengejekku sebagai anak buntung, itu tidak jadi masalah. Tapi, kalau aku diejek sebagai anak penakut, nanti dulu!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Jangan berpikir yang buruk-buruk dulu. Belum tentu yang kita takutkan itu terjadi

.-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Andai waktu bisa diputar lagi, dia pun ingin tangan kirinya kembali lagi. Tapi, untuk apa menangisi sesuatu yang audah terjadi? nasi sudah menjadi bubur! Dia tidak boleh cengeng. Harus bangkit.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Kata guru ngajiku, semua milik kita akan diambil lagi oleh Allah.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Jadi anak lelaki harus berani, karena benar. Pantang mundur sebelum bertanding.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Sungai Cibanten ada di bawah. Kamu dan Bapak ada di jembatan. Kalau kita tidak hati-hati berjalan di jembatan maka kita akan jatuh ke bawah. Begitulah kehidupan, Don. Saat kamu tadi jalan, jembatannya bergoyang. Itu adalah ujiannya. Kehidupan itu penuh ujian. Kamu sekarang kehilangan tangan kirimu, itu ujian dari Allah.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Ya, aku tidak akan minder hanya gara-gara tangan buntung,”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Membaca buku itu akan menambah wawasan kamu. Saya bisa jadi dokter juga karena hobi membaca.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Seperti pendekar silat. Dia belum akan turun gunung, meninggalkan perguruannya kalau seluruh ilmu silatnya belum dikuasai. Jika hanya mengikuti keinginan maka dia akan mati dibunuh jago silat lainnya.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Kamu harus membuktikan pada dunia bahwa kamu bisa!”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Bukan urusan siapa yang menang, tapi bagaimana caranya memberikan yang terbaik yang dia punya.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“ Semakin tinggi ujian, semakin tinggi derajatmu di sisi Allah.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Semua yang kita miliki ini hanya titipan Allah. Hanya sementara”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Allah tidak akan memberi beban yang melampaui kekuatan hamba-Nya. Insya Allah kamu adalah perempuan penghuni surga,”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Tetap semangat. Selalu ada hikmah di setiap ujian yang kita terima! Tanamkan kepada anak-anakmu untuk bermimpi setiggi langit, seperti kita dulu.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Aku memilliki dua anak dan hidup tanpa suami adalah anugrah sekaligus ujian! Aku berjanji tidak akan pernah meninggalkan kedua anakku, amanah dari suamiku,”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Mulai dari sekarang menuliskan segala perasaanmu di buku harian, Nani. Itu akan menjadi terapi yang sangat produktif.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

 

“Cintailah aku seperti kau mencintai purnama”.

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

Jika mimpi ingin bisa diwujudkan maka segeralah bangun!

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Terapi menulis. Ya, menulis. Tumpahkan segala yang membebani pikiranmu. Menghimpit jiwamu. Dengan menulis, insya Allah kalaupun tidak sembuh,akan meringankan. Jika ingin sembuh itu datangnya harus dari kamu. Berpikirlah sehat ketika sakit.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“ Ternyata mimpi itu akan terwujud ketika kita bangun dan berusaha keras mewujudkannya.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari

 

“Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini ciptaan Allah subhana wata’ala. Kita semua wajib menikmatinya. Dengan begitu, akan muncul kesadaran bahwa kita harus merawat dan menjaganya.”

-Gol A Gong, Pasukan Matahari


Judul: Pasukan Matahari

Penulis: Gol A Gong

Harga: Rp 69.000,-

 

Menjadi anak kampung dengan segala keterbatasan tak membuat 8 anak yang tergabung dalam Geng Pasukan Semut menjadi rendah diri juga tak punya mimpi. Kondisi dan lingkungan telah menempa mereka untuk tumbuh menjadi anak-anak yang memiliki mimpi menggapai langit.

Begitu juga 4 anak yang tergabung dalam Geng Empat Matahari. Meskipun tubuh ke-4 anak itu tak sempurna, namun mereka pun punya cita-cita menggapai langit. Meskipun mereka juga anak kampung dan fisik mereka cacat, mereka yakin suatu saat mimpi akan menjadi nyata.

Dan, anak Gunung Krakatau di Selat Sunda menjadi saksi. Saksi bagi Pasukan Semut dan Empat Matahari bersama mimpi-mimpi mereka yang melangit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *