THE RE-READABLE LIST: NOVEL INDIVA BIKIN NAGIH!

 

Kamu bisa saja sudah mengkhatamkan novel itu. Isi novel itu masih segar di kepala.  Barang tentu kamu sudah tahu ending-nya, kenal karakter tokohnya, alur ceritanya bagaimana dan selanjutnya, dan selanjutnya. Tapi anehnya … kamu merasa baca satu kali aja ga cukup. Pengen ngulang lagi, lagi, dan lagi… nagih!

Kami baru saja melakukan survey  soal hal ini. Terlebih Indiva telah menerbitkan sederet judul novel selama hampir sebelas tahun berdiri.  Nah, berikut list-nya!


DE WINST Series

(Afifah Afra)


 

Pembaca setia novel indiva pasti tahu serial ini. Serial yang terdiri dari empat instalment ini dirilis pertama kali pada tahun 2008; De Winst (2008), De Liefde (2010), Da Conspiracao (2012), dan novel keempat yang direncanakan terbit tahun 2018 ini (doakan segera kelar dan lancar proses terbitnya ya temen-temen …).

Latar sejarah era pergerakan menuju kemerdekaan, De Winst meramaikan belantika pernovelan dalam negeri dan sempat mencuri perhatian penikmat fiksi pada paruh akhir 2000-an. Berkisah tentang seorang pangeran Jawa bernama Rangga Paruhita yang memperjuangkan idealisme kebangsaannya di tengah bekukan pengaruh kolonial Belanda. Ia yang tergugah untuk ikut pergerakan, terlibat cinta yang rumit dengan noni Belanda Everdeen Kareen Spinoza dan gadis keraton yang dijodohkan dengannya, Sekar Prembayun.


Akik dan Penghimpun Senja

(Afifah Afra)


 

Afifah afra memang novelis yang sangat versatile. Ia dapat menulis beragam genre. Kendati lebih dikenal dengan novel-novel berlatar sejarahnya, novel petualangan dan romance karyanya juga mendapat tempat yang hangat di hati pembaca.

Novel ini lahir di tengah geliak animo masyarakat terhadap batu akik. Meski begitu, bukan berarti Akik dan Penghimpun Senja mengekor cerita sinetron yang turut mendorong popularitas batu akik kala itu. No! Karena kali ini Afifah Afra berkisah tentang gua.

Oke …

….

….

Wait,  apa tadi? Gua?

Mari lihat blurb-nya

Sekelompok peneliti muda menelisik lurung-lurung gulita gua yang masih menyimpan seribu rahasia dengan harapan seluas samudra. Namun, elan yang membara harus berbenturan dengan amarah sang penghimpun akik. Nyawa pun menjadi taruhan. Tak ada yang bisa menahan, bahkan juga cinta sejati sang pengumpul senja.

Debur ombak pantai selatan, pantai yang penuh kenangan, pun menjadi saksi atas laranya harapan yang berbentur dengan kenyataan. Tetapi, semua toh akhirnya melarut dalam jingganya senja. Buktinya, dia mampu mengumpulkan empat ribu delapan ratus dua puluh tiga senja dalam hidupnya.

Iya, gua. Afifah Afra mengajak kita menguak rahasia keagungan Tuhan melalui eksotika alam Pacitan, Luweng Jaran.

Menurut pembaca novel ini filmis dan sangat ilmiah.

 


PERSONA NON GRATA/JASMINE

(Riawani Elyta)


Kalian suka thriller bertema cyber? Hm terdengar sangat kekinian. Dan yah, karna genre-nya thriller novel ini pasti menjanjikan keseruan. Tak heran jika pembaca muda doyan baca novel edgy ini. Bercerita soal kehidupan Dean Fujioka—eh bukan—Dean Pramudya, hacker legendaris yang telah memiliki catatan ‘prestasi’ pembobolan kelas kakap.

Dean Pramudya, The Prince. Tampan, berotak brilian, pewaris tahta kerajaan bisnis sang ayahanda. Posisi nan gilang-gemilang itu semestinya membuat ia berada di pucuk kemegahan. Jika akhirnya ia memilih meninggalkan jalan ‘lurus’, dan berselancar di dunia kejahatan kerah putih, kira-kira separah apakah sakit hati yang melandasi pilihan nekadnya.

Cream Crackers, jaringan yang mengandalkan otak-otak encer para anggotanya, telah membuat aparat kelimpungan. Tanpa ampun mereka membajak rekening-rekening para milyader, mulai dari pembuatan kartu kredit palsu, pembobolan ATM, hingga menyelusup ke sistem internet-banking.
Dean menjadi seorang penjahat yang kaya raya. Namun, pertemuannya kembali

dengan Sarah, gadis cantik yang pernah dilacurkan di sebuah lokalisasi di Batam, mengubah semua mimpi dan ambisi Sang Pangeran. Sayang, keputusannya bertemu dengan Sarah, yang memberinya mimpi baru di sebuah negeri yang jauh, justru melemparkan Dean ke lantai dingin penjara.

Tapi, hukum ternyata bungkam pada lembaran uang milik Rendra Pramudya, ayah Dean, salah satu pemilik bisnis terbesar di negeri ini. Dengan mudah pengacara keluarga Rendra membebaskan Dean dari segala tuntutan hukum.

Poin plus novel ini terletak pada alur yang kuat, begitu tulis Deasylawati dalam ulasannya di laman Goodreads. Komentar lain menyebutkan, membaca Persona Non Grata seolah Agatha Cristie-lah yang tengah bertutur melalui aksara yang berjajar dalam lembaran novel ini.  Hal lain yang bikin nagih adalah; ending-nya sulit ditebak, tebaran twist yang bikin deg-degan. So yeah… sangat menggugah tensi. Kebangetan kalo adrenalin-mu ga naik pas baca ini.


RINAI

(Sinta Yudisia)


Sebuah novel kemanusiaan, salah satu novel terbaik Sinta Yudisia. Kalian yang mengikuti isu Palestina, akan ter-engange dengan topik yang diangkat novel karya Sinta Yudisia ini. Yah, isu Palestina tidak akan pernah padam sampai akhir zaman.

Dalam Rinai Mbak Sinta menuturkan konflik ideologi yang dahsyat, bersenyawa dengan sengitnya intrik, tegangan psikologis, and all. Paket lengkap yang tidak hanya ‘meminta belas kasihan’ tapi membuat pembaca tergugah karna kakuatan karakter tokoh-tokohnya.

Ia menolehkan kepala ke arah mereka yang duduk diam. Menjelaskan secara runut peristiwa penyerangan Israel yang selalu dilakukan tiba-tiba, menyebabkan sebagian warga Palestina eksodus atau tewas.

Rinai tak begitu memperhatikan struktur kalimat. Mengamati kedip mata berikut perubahan raut muka, jauh lebih menegangkan, memberi informasi. Wajah Montaser tetap ramah, penjelasannya tenang. Rinai mengumpulkan warna-warni yang dikenalnya untuk menjelaskan retina Montaser. Hitam jelaga, coklat tanah, karamel, biru Laut Mediterrania. Terkesiap tiba-tiba. Apa ia melihat sekilas percik api di matanya?

Aaah, lelaki pemilik sepasang mata bersayap bagai Toyor al Jannah itu membuat dunia ini seakan berhenti berputar. Matahari mengalami musim salju, angin berayun berirama. Rinai menggigit bibir dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Superego berusaha memandu agar tak satupun tindakan bodoh dilakukan. Pemuda Gaza ini memberinya rasa menggigil, serupa ia terpaksa melaju kencang di atas sepeda motor, menembus derasnya hujan.
Sebuah novel menggugah jiwa tentang bagaimana perjalanan sebuah tim relawan menembus Gaza Palestina.

Tentang intrik-intrik di internal tim relawan, rahasia anak-anak dan warga Gaza, juga tentang bunga-bunga cinta yang tumbuh mekar. Cinta yang tak harus memiliki, tapi terus harum mewangi.

Novel ini terkesan ‘berat’. Tapi tunggu? Lantas mengapa orang tampaknya sangat gandrung pada Rinai?

Saya cemburu pada Rinai Hujan, pada Mbak Sinta Yudisia yang sudah ke Gaza, Palestina. Novel yang begitu detail menggambarkan kondisi Palestina, baik penggambaran karakter, dan kondisi disana. (ilham)

Sebagai sebuah novel, Rinai adalah karya yang solid. Sebagai bahan renungan, Rinai sangat menggebrak dan membuka mata. Pembaca tidak hanya terpesona liukan kata, tapi pada fakta yang berbicara di dalamnya.

One thought on “THE RE-READABLE LIST: NOVEL INDIVA BIKIN NAGIH!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *