Perjuangan Menjadi Penulis Cilik

Jangan Menyerah Adiba

Judul               :  Jangan Menyerah Adiba (Serial PECI)

Penulis             :  Sherina Salsabila

Penerbit           :  Lintang, Kelompok Penerbit Indiva Media Kreasi

Tahun              :  2017

Tebal               :  136 halaman

ISBN               :  978-602-6334-16-9


           Penerbitan buku cerita anak yang semakin berkembang, membawa dampak positif bagi para pembacanya terutama pembaca cilik. Selain meningkatkan minat baca pada anak, biasanya akan seiring dengan meningkatnya minat anak untuk menjadi penulis cilik.

            Setelah membaca banyak buku karya dari teman seumurannya, beberapa anak banyak yang terinspirasi untuk mulai menuliskan ceritanya sendiri. Cerita-cerita itu bisa berasal dari apa yang mereka alami, lihat dan rasakan dalam aktivitas sehari-harinya, ataupun dari imajinasi dalam pikirannya. Cerita yang sudah mereka tulis, kemudian diterbitkan menjadi sebuah buku. Lalu, buku itu kembali dibaca dan menginspirasi lagi anak-anak yang lainnya. Dan begitu seterusnya.

            Namun dari sekian banyak cerita yang ditulis anak-anak terntu tidak semuanya bisa lolos diterbitkan menjadi buku. Hanya karya-karya terpilihlah yang akhirnya bisa dibaca dan dinikmati oleh para pembaca cilik.

            Pengalaman seperti itulah yang diangkat dan ditulis oleh Sherina Salsabila menjadi sebuah cerita di dalam buku serial PECI (Penulis Cilik Indonesia) yang berjudul Jangan Menyerah Adiba. Sherina dikenal sebagai penulis cilik berbakat yang telah menelurkan banyak buku sekaligus menjuarai lomba-lomba kepenulisan tingkat nasional. Membaca buku ini seakan menikmati sekelumit pengalaman Sherina sebagai seorang penulis cilik yang diidolakan oleh banyak anak-anak pembaca karyanya.

            Dikisahkan tentang seorang anak bernama Adiba yang suka membaca buku-buku karya penulis cilik terkenal Cinta Amora. Selain suka membaca, Adiba juga suka menulis diary tentang dirinya di laptop milik kakaknya. Minat menulis Adiba semakin menggebu saat di mading sekolah ditempel pengumuman Lomba Menulis Cerita Penulis Cilik Indonesia. Tak hanya semangat untuk membuat cerita, Adiba juga berusaha mencari informasi tentang penerbitan sebuah buku. Dari seorang anak yang tak tahu apa-apa, Adiba berusaha mengetahui lebih dalam tentang dunia kepenulisan. Termasuk diantaranya berkenalan dengan banyak penulis cilik yang karya-karyanya sudah beredar di toko buku. Ia berangan-angan untuk menjadi salah satu penulis cilik seperti para penulis cilik yang sudah terkenal.

            Pada akhirnya karya yang Adiba tulis untuk lomba, gagal membawanya menjadi pemenang. Sedih, kecewa, merasa tidak pantas menjadi penulis, itulah yang dirasakan oleh Adiba. Namun, sebuah kejutan dari kakaknya membuat Adiba merasa perjuangannya untuk menjadi penulis cilik belum selesai.

            Tentu, semua perjuangan tidaklah mudah untuk dicapai. Termasuk diantaranya menjadi penulis cilik. Kegagalan adalah salah satu proses yang harus dilalui untuk bisa menjadi seorang penulis cilik dengan nama yang besar.

            Buku ini cocok dibaca oleh anak-anak yang kelak namanya akan bertengger di rak-rak toko buku di Indonesia.

 

 

Diresensi oleh Ruri Irawati, penulis dan pembaca cerita anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *