SLEEPER HIT: SEBELUM AKU JADI ISTRIMU

 

Tidak disangka buku yang dirilis tanpa genderang promosi yang berarti ini kini telah cetak ulang yang ke-6. Jika dilirik sekilas, tampaknya tidak ada yang spesial dari buku ini. Saya membayangkan, jika buku ini masih tersegel dan terpajang di rak toko buku, barangkali buku ini bukan buku yang akan mencuri perhatianmu dalam sekali pandang.

Sebelum Aku Menjadi Istrimu adalah buku pra-nikah yang ditulis oleh Deasylawati P. Segmen buku ini adalah perempuan. Terbit pertama kali tahun 2013. Selain tidak ada promosi yang masif, buku ini awalnya beredar terbatas di 20 Toko Buku Gramedia. Namun, siapa sangka, sambutan pembaca sangat positif. Sejak saat itu, meski tanpa selebrasi ataupun kenduri, buku ini tetap dicari dan menjadi sahabat para perempuan yang hendak mempersiapkan diri untuk menikah.

Diam-diam, Sebelum Aku Menjadi Istrimu menjelma menjadi sleeper hit. Buku yang sukses tanpa disangka. Meskipun selama ini terkesan under radar, underrated, atau apa pun itu namanya, kini eksemplar demi eksemplar terus terjual melalui berbagai kesempatan. Toko buku konvensional, bazar, pameran, gerai online. dll…

Lantas, mengapa buku ini demikian diminati?

Buku serius yang ditulis dengan menyenangkan, bacanya enak.
Kaya rangkuman dari beberapa buku yang emang perlu diketahui sih…..bagus 🙂 (Elvira Rosiana)

Jadi pengin nikah lagi, hehe… (Bianglala Senja)

Zaman dulu, saat saya mulai mempersiapkan diri berumah tangga, buku-buku tentang pernikahan selalu serius. Coba, jika buku semacam ini sudah ada sejak dulu, pasti saya sudah nikah usia 20, loooh ;p (Afifah)

Demikian ulasan yang ditulis di kolom review Goodreads. Light reading. Gampang dan menyenangkan untuk dibaca adalah selling point yang bikin pembaca menyayangi buku ini.

Nah, buat kalian para cewek yang sedang cari-cari referensi buat persiapan nikah, buku ini bisa jadi pengantar yang girl friendly dan enak dibaca. Ingeet… persiapan nikah itu ga Cuma kalo kalian udah ketemu si ‘dia’, tapi jauuuh sejak sebelum itu kalian udah kudu ambil ancang-ancang. Kata Robiah Al Adaiwyah, konsultan rumah tangga sekaligus founder Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Benih, nikah itu persiapannya minimal lima tahun. Itu aja udah mepet!

Jadi… tunggu apa lagi? Yuk, siap-siap jadi istri, bareng Sebelum Aku Menjadi Istrimu 😉


 

Judul  : Sebelum Aku Menjadi Istrimu

Penulis: Deasylawati P

Cetakan Pertama: 2013

Tebal: 224

Harga: Rp 28.000,-

 

Nikah?
Merit?

Apaaaa??? Oooo … enggak, deeeh. Enggaaaaak. Entar dululaaah. Aku belum siap. Aduuuh, nggak bisa ngebayangin gimana nanti kalau jadi istri, trus habis itu punya baby. Enggak, deeh. Belum siap. Belum punya ilmunya.
Mungkin ada di antara kamu, para cewek sekalian yang saat ini masih berstatus sebagai jomblowati yang sebenernya udah mulai masuk dan bahkan udah masuk usia pernikahan, bilang seperti itu saat ada orang yang nanya, “Kapan merit?”. Nggak mau mikirin dulu merit alias nikah lah, nggak siap lah, takut lah, belum punya ilmu lah, dan lain-lain.

Girls, nggak perlu takut dan nggak perlu bingung. Sebenernya, menikah itu nggak menakutkan, kok. Sambil menanti saat-saat bertemu dengan sang pangeran hati, yuk siap-siap menjadi seorang istri aja. Kamu-kamu pasti dong pengin menjadi istri yang baik dan salihah buat suami kamu nanti. Iya, kaaaan? So, buku ini wajib kamu baca untuk bekal menjadi istri yang baik dan salihah buat pangeran hatimu kelak. Ada banyak bahasan pernik-pernik menarik dalam buku di tanganmu ini soal apa aja yang kudu kamu lakukan dan persiapkan sebelum menjadi seorang istri. Penasaran??

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *