UPAYA BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Sumber Gambar: Pixabay

Oleh: Ratnani Latifah*

Sebagai seorang anak, kita harus selalu berbakti kepada orangtua. Apa pun perintah orangtua jika itu dalam hal kebaikan, kita dianjurkan untuk  melaksanakan perintah tersebut.  Sebagaimana yang dialami tokoh dalam novel ini, Riana.  Selama ini dia tidak pernah membantah  atau melawan keinginan orang tuanya. Dia selalu sendika dawuh (menuruti) semua keinginan Ummi dan Abinya. Hingga sebuah permintaan orang tuanya, membuat Riana dilema. Dia harus menikah dengan seorang mualaf yang  tidak dia kenal dan konon kata temannya  pria itu jauh dari kriteria yang dia inginkan?

Mengambil tema kisah romansa mualaf dengan santri k-pop dan masalah perjodohan, novel ini sangat menarik untuk kita baca. Ceritanya segar dan sangat menghibur. Kisah ini akan membuat kita ikut merasakan emosi setiap tokoh yang lucu dan membuat gregetan.  Lee Joo Hwon merupakan seorang mualaf asal Korea. Untuk menambah wawasan tentang Keislaman dia memutuskan untuk belajar di salah satu pesantrean yang direkomendasikan temannya. Namun siapa sangka di sana, selain bisa belajar agama, Lee Joo Hwon pun menemukan pujaan hatinya dan ingin membangun rumah tangga.  Hanya saja apakah sosok itu bisa menerima dirinya?

Di sisi lain  ada salah satu santri bernama Riana.  Tumbuh di pesantren sejak kecil, hal itu membuat ruang Riana sangat terbatas.  Banyak hal yang tidak bisa dia lakukan, karena tidak mendapat izin dari Abi dan Umminya. Akhirnya dia hanya bisa diam-diam menonton drama Korea dan menikmati lagu Korea bersama dua sahabatnya Annisa dan Rani dari laptop  Anisa.  Karena kalau ketahuan orang tuanya dia akan kena marah. Namun kebebasan yang baru dia rasakan itu tiba-tiba seolah direngut paksa, ketika abinya mengungkapkan bahwa ada seorang mualaf asal Korea bernama Joo Hwon yang ingin ta’aruf dengannya. Padahal selain menyodorkan fotonya,  sang abi juga telah menyodorkan foto santri lain yang lebih kompeten daripada Riana.

Riana bingung. Dia tidak berani menolak keinginan abahnya. Namun dia juga tidak ingin menikah dengan orang yang tidak disukainya.   Berbagai cara Riana lakukan agar bisa menggagalkan ta’aruf  dengan Joo Hwon.  Akan tetapi, Joo Hwon tetap sabar dan berusaha memaklumi Riana. Hingga akhirnya pernikahan itu  tetap  dilaksankan, dengan rasa campur aduk.  Babak kehidupan Riana dan Joo Hwon dimulai dengan berbagai kisah pelik, lucu dan menggemaskan. Cukup banyak kejutan yang disiapkan penulis yang akan membuat kita senang juga sebal.  Dari sosok asli Joo Hwon yang jauh dari bayangan awal Riana, masa lalu Joo Hwon, kesalahpahaman, hingga kelicikan sahabat Riana sendiri, yang ternyata menyimpan niat buruk terhadap pernikahannya.

Secara keseluruhan novel ini asyik untuk dibaca.   Penulis dengan apik menceritakan kisah ini dengan bahasa yang lugas dan luwes. Selain menghibur, kisah ini membuka peluang pembaca untuk memahami pentingnya berbakti kepada orang tua, serta bagaimana menjaga pergaulan. Tidak hanya itu pembaca juga bisa sekalian belajar bahasa Korea.  Beberapa kekurangan seperti penulisan nama yang salah, meski sedikit menganggu namun tidak mengurangi keseruan cerita.

Kisah ini memuat banyak pelajaran hidup yang bermakna. Seperti ajaran untuk selalu menepati janji. “Seorang muslim yang baik harus memegang kata-katanya dan menepati janji.” (hal 76).

Ada pula masalah rumah tangga, ajaran untuk berbakti kepada orangtua,  menjaga pergaulan, berhati lapang dan banyak lagi.

“Pertama kau tidak boleh menolak sesuatu yang datangnya dari Allah. Agama mengajarkan segala kebaikan untuk keselamatan hidupmu dunia dan akhirat, jadi teruma dan turutilah. Kedua, kau tidak boleh menolak sesuatu yang datangnya dari orang tua. Agama mengajarkan menjadi orang tua yang baik. Jika orang tuamu termasuk yang baik, maka turutilah. Dia akan membimbingmu pada kebaikan sesuai ajaran agama. Niscaya, kau tidak akan sakit hati.” (hal 77).

Srobyong, 2 Juni 2019

 

*Alumnus Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara


A MOMENT TO DECIDE: OPPA MEETS SANTRI K-POP


Judul               : A Moment to Decide

Penulis             : Dian Dhie

Penerbit           : Indiva Media Kreasi

Cetakan           : Pertama, Oktober 2018

Tebal               : 288 halaman

ISBN               : 978-602-5701-08-5

 

Kau tahu apa rasanya menjadi orang lain? Kau tidak akan pernah jadi dirimu sendiri, selama tidak kau terima keadaanmu.

Riana tidak pernah melawan pada kedua orang tuanya. Apa pun yang Umi dan Abi-nya perintahkan, dia akan melakukannya. Hingga suatu hari, mau tidak mau, ia harus menikah dengan seorang mualaf asal Korea yang belum dikenalinya. Riana dan kedua sahabatnya memang suka K-Pop dan K-Drama tanpa setahu umi dan abi-nya, tapi haruskah Oppa seperti yang teman-temannya ceritakan, bermata sipit dan berbadan gemuk yang mewujudkan khayalannya?

Riana menangisi nasibnya yang merasa tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Jika saja Oppa Korea yang pernah ditemuinya dulu yang menjadi suaminya, mungkin Riana tidak terlalu terpuruk. Ketika sakit hati, Riana berpikir untuk membuat sebuah pengakuan pada umi. Mungkin sebuah pengakuan bisa merubah segalanya, sebuah kesempatan merubah sakit hati menjadi kejutan manis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *