Sepakat tidak, jika liburan adalah waktu yang tepat untuk memperlambat ritme hidup dan memberi ruang bagi diri sendiri? Kalau admin sih, sangat sepakat. Hampir tiap saat kita berpacu dengan waktu, menggesa hidup, sehingga tubuh kita terasa sangat lelah dan butuh sejenak rebah. Nah, salah satu menikmati hidup yang lambat di saat liburan adalah membaca novel. Buku bukan sekadar hiburan, tetapi juga jendela untuk memahami kehidupan, sejarah, emosi, dan mimpi manusia dari berbagai sudut pandang.
Alhamdulillah, setelah lebih dari 18 tahun, Penerbit Indiva Media Kreasi secara konsisten menghadirkan beragam novel berkualitas dengan tema yang luas, mulai dari sejarah, psikologi, petualangan, hingga kisah inspiratif lintas usia. Berikut lima novel rekomendasi dari Indiva Media Kreasi yang cocok menemani waktu liburan kamu, lengkap dengan ringkasan singkat serta keunggulan karya dan penulisnya.
Mei Hwa dan Sang Pelintas Zaman, Karya Afifah Afra
Novel ini merupakan fiksi sejarah yang kuat dan emosional. Mei Hwa dan Sang Pelintas Zaman mengisahkan Mei Hwa, perempuan keturunan Tionghoa yang mengalami trauma mendalam akibat tragedi kerusuhan 1998, dan sosok yang dinisbatkan pada Sang Pelintas Zaman, siapa itu? Tebak deh setelah membaca kisah menarik ini. Cerita dalam novel ini sangat dinamis, bergerak lintas generasi, menyentuh masa kolonial, pendudukan Jepang, hingga dinamika sosial-politik Indonesia modern.
Keunggulan novel ini terletak pada kedalaman karakter dan keberanian mengangkat isu sensitif seperti identitas, trauma kolektif, dan rekonsiliasi. Afifah Afra, penulis produktif yang juga dikenal sebagai penggerak literasi, berhasil meramu sejarah dan emosi personal menjadi cerita yang menyentuh dan reflektif. Novel ini cocok untuk pembaca yang ingin liburan sambil merenung dan memahami sejarah dari sisi manusiawi.
Bulan Nararya, karya Sinta Yudisia
Salah satu sosok sastrawan perempuan yang namanya mulai diperhitungkan adalah Sinta Yudisia. Penerbit Indiva Media Kreasi merasa berbahagia, menjadi bagian dari proses berkarya beliau. Salah satu novel yang beliau terbitkan di Indiva adalah Bulan Nararya, sebuah novel yang akan membawa pembaca masuk ke dunia psikologi dan pergulatan batin manusia. Tokoh utamanya, Nararya, adalah seorang terapis yang sehari-hari menangani pasien dengan gangguan kejiwaan, namun diam-diam juga menyimpan luka dan konflik dalam hidupnya sendiri.
Keunggulan novel ini adalah keberhasilannya memadukan kisah personal dengan isu kesehatan mental secara halus dan empatik. Sinta Yudisia dikenal piawai menggali sisi emosional tokoh, membuat pembaca merasa dekat dan terlibat secara batin. Novel ini sangat pas untuk liburan yang tenang, ketika kamu ingin membaca cerita yang dalam, reflektif, dan menyentuh kesadaran diri.
Kereta Malam Menuju Harlok, karya Maya Lestari Gf
Meski ditujukan untuk anak, Kereta Malam Menuju Harlok justru menjadi bacaan lintas usia yang menyenangkan. Novel ini mengisahkan Tamir, seorang anak difabel yang diajak kereta misterius menuju kota langit bernama Harlok, sebuah tempat penuh tantangan dan petualangan.
Keunggulan novel ini ada pada kekuatan imajinasi, pesan keberanian, dan nilai perjuangan hidup. Maya Lestari Gf menulis dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna, menjadikan novel ini asyik dibaca anak-anak sekaligus menyentuh hati pembaca dewasa. Cocok untuk liburan keluarga atau bacaan ringan yang tetap inspiratif.
Pasukan Matahari karya Gola Gong
Dari penulis senior Gola Gong, Pasukan Matahari menghadirkan kisah persahabatan dan mimpi anak-anak dari latar sosial yang beragam. Cerita ini sarat dengan semangat pantang menyerah, sportivitas, dan pentingnya kebersamaan dalam meraih cita-cita.
Keunggulan novel ini adalah pesan motivasionalnya yang kuat namun disampaikan dengan bahasa yang hangat dan mudah dipahami. Gola Gong dikenal konsisten mengangkat dunia anak dan remaja dengan nilai-nilai positif. Novel ini cocok menjadi bacaan liburan yang menyegarkan semangat dan menumbuhkan optimisme.
Altitude 3159: Miquelii karya Azzura Dayana
Novel ini memadukan petualangan alam, pencarian jati diri, dan romansa. Berlatar pegunungan dengan ketinggian ekstrem, Altitude 3159: Miquelii mengajak pembaca mengikuti perjalanan fisik sekaligus emosional para tokohnya.
Keunggulan novel ini terletak pada deskripsi alam yang hidup dan nuansa petualangan yang autentik. Azzura Dayana, yang dikenal dekat dengan dunia traveling dan alam bebas, berhasil menghadirkan cerita yang memacu adrenalin sekaligus menyentuh sisi emosional. Sangat cocok untuk kamu yang ingin liburan sambil “berpetualang” lewat halaman buku.
Kelima novel dari Indiva Media Kreasi ini menawarkan pengalaman membaca yang beragam dan bermakna. Dari sejarah yang menyentuh, psikologi yang reflektif, fantasi penuh harapan, kisah inspiratif anak-anak, hingga petualangan alam yang menggugah—semuanya bisa menjadi teman setia di waktu liburan. Membaca novel-novel merupakan pilihan seru untuk mengisi waktu luang yang sekaligus memperkaya perspektif dan merayakan kemanusiaan dalam berbagai bentuknya. [@f].


























